SMA Santo Yoseph Jakarta Timur Belajar ke Museum HM Soeharto

Ada suasana menarik pada hari Rabu ini. Rombongan anak-anak Jakarta Timur berkunjung ke museum dengan naik tiga (3) kereta kelinci. Kunjungan yang langka ini terjadi karena siswa-siswi dari SMA Santo Yoseph setiap tahun mengadakan kegiatan menyatu dengan masyarakat desa, mereka selama empat hari bersama-sama masyarakat desa menyatu dan hidup mengikuti aktivitas pedesaan.

Pada tahun ini anak-anak dari SMA Santo Yoseph didampingi bapak-ibu guru belajar hidup bersama masyarakat pedesaan di pedukuhan Jaten, Desa Argosari, kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul. Salah satu agenda kegiatannya adalah belajar tentang sejarah bangsa, belajar kepemimpinan nasional.

Dalam program tersebut, rombongan SMA Santo Yoseph ini selalu memilih museum Memorial Jenderal Besar HM. Soeharto sebagai pembelajarannya.

Rombongan ini dipimpin oleh Bapak Andreas Ardhianto, Wakil Kepala Sekolah, mengikuti program edukasi museum yang disampaikan oleh Bapak H. Gatot Nugroho SPt, Kepala museum HM Soeharto. Mereka mengikuti beberapa tayangan motivasi yang disampaikan edukator. Menerima penjelasan tentang sejarah Pak Harto dan tentang museum HM Soeharto. Mengikuti tayangan film autobiografi sejarah Pak Harto dan masuk mengelilingi diorama perjalanan sejarah bapak bangsa.

Setelah itu mereka berkeliling di lingkungan museum, meninjau Petilasan rumah kelahiran Soeharto serta melihat dan merasakan sejuknya air peninggalan di sumur kenangan yang dibangun oleh eyang Atmo Sudiro, kakeknya Pak Harto.

Terimakasih Mas Budi, Ketua Karang Karang Taruna Desa Argosari yang telah mengawal anak-anak dari Jakarta timur ini. Terimakasih juga kepada bapak Murijan, Babinkamtibmas Desa Argosari. Terimakasih kepada semua yang telah membantu kegiatan siswa-siswi SMA Santo Yoseph ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi anak-anak yang cerdas ini.

SMA Santo Yoseph SMA Santo Yoseph

Leave A Reply

Your email address will not be published.