Sekolah Kesatuan Bangsa Santuni 1.000 Anak Yatim Piatu

YOGYAKARTA – Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School Bantul tingkat SMP dan SMA, bekerja sama dengan Memorial Jenderal Besar HM Soeharto memberikan 1.000 paket santunan kepada anak yatim dan yatim-piatu dari berbagai daerah di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Gelar bakti sosial pembagian paket santunan tersebut digelar di Museum HM Soeharto, Dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, Jumat (8/11/2019) sore.

Gatot Nugroho, Kepala Museum HM Soeharto, mewakili Yayasan Pendidikan Kesatuan Bangsa Mandiri, mengatakan, bakti sosial pembagian paket santunan kepada anak-anak yatim dan yatim piatu tersebut merupakan agenda rutin tahunan dari keluarga besar SMP dan SMA Kesatuan Bangsa Kabupaten Bantul.

Anak-anak yatim dan yatim piatu dari sejumlah panti asuhan di DIY dan Jawa Tengah, memenuhi pendopo dan tenda di halaman Museum HM Soeharto, Jumat (8/11/2019). -Foto: Gatot Nugroho

“SMP dan SMA Kesatuan Bangsa Boarding School merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh H. Probosutedjo, di bawah Yayasan Pendidikan Kesatuan Bangsa Mandiri Yogyakarta,” jelasnya.

Hadir dalam acara seremoni pemberian paket santunan, antara lain anggota DPRD Kabupaten Bantul, Muspika Sedayu, Keluarga Besar SMP-SMA Kesatuan Bangsa dan orang tua para penyantun, Keluarga Besar Museum HM Soeharto, dan 700 anak yatim, yatim piatu beserta pendamping.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran, dan dilanjutkan dengan hiburan dari anak-anak SMA Kesatuan Bangsa. Kemudian, agenda sambutan dari Kepala SMA Kesatuan Bangsa, Ahmad Nurani, mewakili SMP dan SMA Kesatuan Bangsa, dilanjutkan sambutan oleh Sucipto, mewakili Dinas Sosial DIY dan dari Yayasan Pendidikan Kesatuan Bangsa Mandiri yang diwakili oleh Gatot Nugroho.

Kepala Sekolah SMA Kesatuan Bangsa Boarding School, Ahmad Nurani, saat memberikan sambutan dalam pmbagian paket santunan Program KBS Bersatu Berbagi Santunan Yatim Piatu di Museum HM Seoharto, Jumat (8/11/2019). -Foto: Gatot Nugroho

Setelah itu, dilanjutkan dengan pembagian doorprice untuk anak-anak yatim piatu dan beberapa hiburan dari anak-anak pondok pesantren dan panti asuhan.

Gatot Nugroho menjelaskan, pembagian paket santunan yang dilangsungkan di Museum HM Soeharto sebanyak 500 paket, merupakan tahap pertama.

Ia berharap, kegiatan amal yang sangat bermanfaat ini dapat terus berlanjut, dan semoga semua amalan dari para donatur selalu mendapat balasan pahala yang berlimpah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Sekolah Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School merupakan lembaga pendidikan internasional dengan Science Olympiad yang berdiri sejak 2011. Sekolah ini telah banyak meraih prestasi di bidang olimpiade science, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Anak-anak yatim dan yatim piatu dari sejumlah panti asuhan bersama para siswa Sekolah Kesatuan Bangsa, foto bersama di Museum HM Soeharto, Jumat (8/11/2019). -Foto: Gatot Nugroho

Leave A Reply

Your email address will not be published.