MENITI KARIR DI BIDANG POLITIK

SUPERSEMAR dan Pembubaran PKI

Pada tanggal 11 Maret 1966, Letnan Jenderal Soeharto, Menteri / Panglima Angkatan Darat mendapatkan surat perintah dari Presiden Soekarno yang kemudian dikenal dengan SUPERSEMAR. Berkat SUPERSEMAR pada tanggal 12 Maret 1966, Letnan Jendral Seharto atas nama Presiden menetapkan Keputusan Presiden Nomor 1/3/1966 tentang pembubaran dan pelarangan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan semua bagian organisasi dari tingkat pusat sampai ke daerah serta semua organisasi yang seasas/ berlindung/ bernaung dibawahnya.

Pengangkatan Pak Harto sebagai Presiden RI

Sidang Istimewa MPRS pada 7 Maret 1967, Bpk. Soeharto yang telah menerima kenaikan pangkat sebagai Jendral Bintang Empat pada 1 Juli 1966 ditunjuk sebagai pejabat Presiden berdasarkan Tap MPRS No. XXXIII/1967 pada 22 Februari 1967. Bpk. Soeharto kemudian menerima penyerahan kekuasaan pemerintahan dari Presiden Soekarno. Melalui Sidang Istimewa MPRS. Tanggal 12 Maret 1967 Jenderal Soeharto dipilih sebagai Pejabat Presiden dan pada tanggal 27 Maret 1968 diangkat sebagai Presiden hingga terpilihnya Presiden oleh MPR hasil pemilu. Hasil PEMILU tahun 1971 Pak Harto dipilih oleh rakyat memalui MPR sebagai Presiden RI. Kemudian secara berturut-turut terpilih kembali sebagai Presiden RI memalui PEMILU 1977, PEMILU 1982, PEMILU 1992, dan PEMILU 1997.

Pada tanggal 21 Mei 1998 Bapak Soeharto menyatakan berhenti sebagai Presiden Republik Indonesia.