Tempuh Jarak 10 KM, 230 Pelajar SMP Kunjungi Museum HM Soeharto

YOGYAKARTA – Dengan menaiki sepeda ontel, lebih dari 200 siswa Sekolah Menengah Pertama Pangudi Luhur Santa Vicentius Sedayu, Bantul, Yogyakarta, mengunjungi Museum HM Soeharto. Mereka datang untuk berwisata sembari mengenal sosok Presiden ke-2 RI, HM Soeharto.

Menempuh jarak sekitar 10 kilometer, 230 siswa SMP Pangudiluhur beramai-ramai mendatangi Museum HM Soeharto di Dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul. Dengan semangat dan keceriaan, siswa-siswi sekolah menengah pertama ini memasuki halaman museum.

Disambut oleh kepala museum, H. Gatot Nugroho, S.Pt., mereka kemudian diajak menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’, dan dilanjutkan pemutaran film hiburan.

Siswa-siswi SMP Pangudi Luhur St. Vicentius bersama sejumlah guru pendamping, foto bersama di depan dinding filosofi kepemimpinan Sa-Sa-Sa, di Museum HM Soeharto. -Foto: Gatot Nugroho

Setelah itu, kepala museum menjelaskan perihal pendirian museum, yang bertujuan agar para siswa/ pejajar dan generasi muda bangsa mengetahui apa saja yang telah dilakukan oleh HM Soeharto, yang diharapkan bisa menjadi sumber inspirasi dan suri teladan.

Kemudian, Gatot Nugroho juga menjelaskan tentang sejarah masa kecil HM Soeharto, hingga menjadi Presiden ke-2 Republik Indonesia, disambung dengan nonton bareng film sejarah HM Soeharto.

Siswa-siswi SMP Pangudi Luhur St. Vicentius, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, nonton bareng film sejarah perjalanan hidup HM. Soeharto, di pendopo utama museum. -Foto: Gatot Nugroho

Setelah itu, para siswa dipersilakan memasuki ruang diorama museum, yang menceritakan sejarah perjalanan hidup HM Soeharto. Dilanjutkan melihat petilasan tempat lahir dan masa kecil, serta sumur peninggalan HM Soeharto. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Leave A Reply

Your email address will not be published.