Siswa SDN Bokoharjo Belajar Sejarah Presiden Soeharto

YOGYAKARTA – Sebanyak 75 siswa SD Negeri Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, didampingi sejumlah guru, mengunjungi Museum HM Soeharto, untuk mempelajari sejarah Presiden ke-2 RI, HM Soeharto, yang selama memimpin negara berhasil mencapai berbagai prestasi internasional.

Kedatangan rombongan siswa sekolah dasar dari kawasan perbukitan Prambanan ini diterima langsung oleh kepala museum bersama edukator, yang kemudian memandu jalannya acara kunjungan, Kamis (5/3/2020).

Kepala museum, H Gatot Nugroho, S.Pt., mengatakan, para siswa yang datang dengan semangat tinggi belajar sejarah tersebut dipersilakan masuk ke pendopo utama. Mereka diberikan kesempatan untuk berfoto, dan menyaksikan sejumlah film hiburan, sambil beristirahat, menikmati suasana museum yang asri.

Kepala museum, H Gatot Nugroho, S.Pt., saat memberikan sambutan dan motivasi tentang rasa terima kasih dan rasa sayang kepada bapak-ibu guru dan orang tua di pendopo utama Museum HM Soeharto, Kamis (5/3/2020). -Foto: Gatot Nugroho

Kepala museum kemudian memberikan berbagai motivasi dan mengingatkan kepada para siswa, untuk selalu menghargai dan menyayangi bapak-ibu guru, serta kedua orang tua.

“Hal ini penting, agar para siswa senantiasa mampu mengenang dan menghargai jasa para leluhur, terlebih kepada para tokoh bangsa yang telah banyak berjasa dan berkorban demi kemerdekaan negara,” kata Gatot.

Setelah itu, acara dilanjut dengan penjelasan sejarah museum dan sejarah singkat Presiden Soeharto, disertai penayangan film autobiografi Bapak Pembangunan, tersebut.

Dalam penjelasannya, Maryati selaku edukator museum mengatakan, bahwa Museum HM Soeharto didirikan oleh H Probosutedjo, sebagai media pembelajaran sejarah, sekaligus suri teladan bagi generasi penerus bangsa.

Para siswa dan guru SDN Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, foto bersama di Museum HM Soeharto, Kamis (5/3/2020). -Foto: Gatot Nugroho

Usai berbagai penjelasan tersebut, para siswa dipersilakan memasuki ruang diorama, yang makin memperjelas penjelasan sejarah HM Soeharto, sejak masa kecil, masa perjuangan, hingga menjadi presiden dan membangun negara hingga disegani di kawasan Asia Tenggara.

Sesudah itu, para siswa dan guru melihat pula petilasan lahir HM Soeharto, dan sumur peninggalan sang kakek, Atmo Sudiro, yang hingga kini airnya tak pernah surut. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Leave A Reply

Your email address will not be published.