Siswa SDIT Salsabila Bantul Belajar Sejarah Bapak Pembangunan

YOGYAKARTA – Rombongan siswa-siswi SDIT Salsabila, Jetis, Bantul, Yogyakarta, mengadakan outing class dengan belajar sejarah Bapak Pembangunan Nasional, HM Soeharto.

Mengenakan seragam kombinasi hijau muda dan hijau tua, rombongan siswa-siswi SDIT Salsabila memasuki halaman museum dengan ceria dan semangat belajar, ingin tahu lebih dalam tentang sejarah tokoh besar negeri ini. Rombongan diterima oleh edukator museum, Maryati dan Devi, Kamis (21/11/2019).

Agenda pertama dimulai dengan pengambilan foto grup dan video, yang menggambarkan kesan mereka terhadap Museum HM Soeharto. Setelah itu, mereka diajak masuk ke pendopo utama museum, dan program awal di pendopo museum dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’. Dilanjutkan pemutaran film hiburan.

Para siswa SDIT Salsabila, Jetis, Bantul, Yogyakarta, saat mendengarkan penjelasan edukator tentang sejarah perjuangan, pengabdian dan kepemimpinan HM Soeharto, di pendopo utama museum, Kamis (21/11/2019). -Foto: Gatot Nugroho

Setelah itu, edukator museum memberikan beberapa motivasi tentang nasionalisme, keikhlasan dan motivasi untuk selalu menyayangi para guru dan  orang tua mereka.

Edukator museum menyampaikan, bahwa tujuan dibangunnya museum ini, agar para siswa bisa mengetahui apa yang telah dilakukan oleh HM Soeharto untuk bangsa Indonesia, dan sebagai suri teladan bagi generasi penerus bangsa.

Kepada rombongan, edukator  museum  juga menjelaskan sejarah masa kecil HM Soeharto, hingga menjadi Presiden Republik Indonesia, yang dilanjut dengan nonton bareng film sejarah HM Soeharto.

Setelah itu, para siswa dipersilakan masuk ke ruang diorama museum, yang menceritakan sejarah perjalanan hidup Bapak Pembangunan Nasional. Dan, melihat petilasan tempat lahir dan  masa kecil HM Soeharto, dan sumur peninggalan.

Siswa-siswi SDIT Salsabila ini melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar kelas (outing class) sejak 09.00 hingga 13.00 WIB di museum HM Soeharto.

Para siswa SDIT Salsabila, Jetis, Bantul, Yogyakarta, saat menyaksikan film sejarah HM Soeharto, di pendopo utama museum, Kamis (21/11/2019). -Foto: Gatot Nugroho

Sebelum mengakhiri kegitaan, mereka melaksanakan salat zuhur berjemaah di pendopo utama museum, dan berdoa bersama untuk HM Soeharto dan Ibu Hj. Siti Hartinah Tien Soeharto.

Segenap pengeloa museum, pun menyampaikan terima kasih kepada para guru dan keluarga besar SDIT Salsabila, sekaligus berharap agar kunjungan dan kegiatan di Museum HM Soeharto ini bermanfaat, dan menjadi inspirasi para siswa. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Leave A Reply

Your email address will not be published.