Puluhan Purnakarya PNS Gunung Kidul Rindu Soeharto
YOGYAKARTA – Puluhan warga yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, mengunjungi Museum HM Soeharto, Rabu (6/11/2019). Mereka sengaja datang untuk mengenang kembali jasa besar presiden legendaris asal Dusun Kemusuk, tersebut.
Sebanyak 65 orang tua utama, purnakarya, pensiunan (wredatama) pegawai negeri sipil (PNS) dari Gunung Kidul, mengunjungi Museum HM Soeharto di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, untuk bernostalgia, mengenang kembali Bapak Pembangunan Nasional, HM Soeharto.
Ada rasa rindu yang mendalam di hati mereka, akan sosok pemimpin yang kharismatik. Rombongan ini diterima oleh kepala museum, H. Gatot Nugroho, yang kemudian memberikan penjelasan tentang sejarah HM Soeharto.
Mereka, para purnakarya, tampak haru manakala slide foto HM Soeharto diputar di pendopo utama, diiringi alunan lagu Gugur Bunga.
Mereka pun tampak antusias, saat mendengarkan penjelasan tentang museum dan sejarah perjalanan hidup HM Soeharto, sambil mengenang masa-masa indah mereka ketika menjadi abdi negara, ketika mempunyai kegiatan dan usaha dengan aman, nyaman dan penuh kepastian di bawah kepemimpinan Presiden ke-2 Republik Indonesia.
Setelah mendapat penjelasan tentang museum dan sejarah singkat HM Soeharto, rombongan menikmati pemutaran film sejarah autobiografi HM Soeharto, yang dilanjut dengan memasuki ruang diorama.
Setelah itu, mereka pun berkeliling museum, melihat petilasan tempat lahirnya HM Soeharto, sekaligus melihat sumur kenangan masa kecil Bapak Bangsa Indonesia.
Pengelola museum berharap, kunjungan tersebut memberikan manfaat dan inspirasi kebangsaan. (Pewarta: Gatot Nugroho)