Pelajar SD, SMP hingga Mahasiswa dan Instansi Kunjungi Museum HM Soeharto

YOGYAKARTA – Dalam kurun dua pekan di bulan Oktober ini, Museum HM Soeharto dikunjungi ratusan pelajar sekolah dasar dan menengah pertama dari berbagai daerah di Yogyakarta dan Jawa Timur. Juga puluhan mahasiswa fakultas Sospol Universitas Gajah Mada, dan sejumlah instansi.

Rombongan pelajar sekolah dasar datang dari wilayah kabupaten Sleman, yakni SD Negeri Nyaen 1, Pendowoharjo, SD IT Bhakti Insani, Triharjo, dan SD Negeri Pendem Sari, Berbah.

Dari Kota Yogyakarta, datang rombongan SD Negeri Tegalrejo, SLB E Prayuwana, Ngadisuryan, dan SMP IT Abu Bakar, Miliran, Kota Yogyakarta.

Sementara dari Kabupaten Bantul, datang rombongan SD Negeri Peni, dan dari Jawa Timur, SD Negeri Madigondo, Magetan.

Rombongan pelajar dari SMP IT Abu Bakar, Miliran, Kota Yogyakarta, foto bersama di dinding falsafah Museum HM Soeharto,. -Foto: Gatot Nugroho

Ada pun pengunjung dari instansi adalah rombongan dari Taman Anggrek Pesona Indonesia Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan rombongan dari BPK RI Wilayah DI Yogyakarta.

Kedatangan rombongan dipandu oleh kepala museum yang didampingi para edukator museum. Program pertama dilakukan di pendopo utama museum.

Kepada para siswa, diberikan edukasi tentang nasionalisme, wawasan kebangsaan dan kepemimpinan. Juga penjelasan singkat sejarah dibangunnya museum oleh H. Probosutedjo, adik HM Soeharto.

Dijelaskan, bahwa pembangunan museum ini  dilakukan agar masyarakat dan pelajar mengetahui riwayat HM Soeharto sebagai anak desa yang lahir di Desa Kemusuk, pernah berjuang untuk bangsa ini, pernah mengabdi dan membangun negeri ini.

Rombongan pelajar dari SD Negeri Peni, Bantul, Yogyakarta, foto bersama di Museum HM Soeharto. -Foto: Gatot Nugroho

Kemudian rombongan pengunjung diajak nonton bareng  film autobiografi HM Soeharto. Sesudah itu, pengunjung dipersilakan masuk ke ruang diorama museum, yang menceritakan sejarah perjalanan hidup HM Soeharto.

Setelah itu, pengunjung diarahkan untuk berkeliling ke sekitar museum, melihat petilasan tempat dilahirkannya HM Soeharto, dan berfoto bersama di teras rumah Eyang Noto Sudiro, kakek buyut HM Soeharto.

Pengunjung juga diperkenankan melihat dan merasakan sejuknya air sumur peninggalan Eyang Atmo Sudiro, kakek HM Soeharto.

Pengelola berharap, agar kunjungan ke museum mampu memberikan inspirasi bagi para generasi penerus, dalam membangun masa depan bangsa selanjutnya. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Rombongan pelajar dari SD Negeri Nyaen 1, Pendowoharjo, Sleman, Yogyakarta, foto bersama di Museum HM Soeharto,. -Foto: Gatot Nugroho

Leave A Reply

Your email address will not be published.