Yayasan Dharmais Jakarta Silaturahmi ke Museum HM Soeharto

Rangkaian Ziarah di Astana Giri Bangun

Jumat, 16 Agustus 2019 museum mendapat kunjungan sekaligus silahturahmi dari Yayasan Dharmais Jakarta. Sebanyak 75 orang karyawan dan pengurus daerah binaan Yayasan Dharmais ini melaksanakan silaturahmi untuk mengenang lebih dekat sosok bapak bangsa HM Soeharto.

Yayasan Dharma Bakti Sosial (Dharmais) merupakan Yayasan yang dibentuk oleh Alm. HM Soeharto pada tanggal 8 Agustus 1975. Tujuan dibentuknya Yayasan ini adalah membantu pemerintah dalam menanggulangi berbagai masalah sosial, seperti membantu penghuni panti jompo, panti asuhan dan mencoba membantu pemerintah dengan kegiatan ekonomi mikro untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rombongan ziarah dan silaturahmi ini dipimpin oleh Bapak Sunyoto dan bapak Ngatman. Tamu dari Yayasan Dharmais ini diterima oleh H. Gatot Nugroho S. Pt, kepala museum HM Soeharto. Ucapan terima kasih disampaikan oleh pak Gatot sekaligus mewakili keluarga besar museum. Kemudian seluruh rombongan diajak berdoa bersama untuk alm. HM Soeharto, almarhumah R. Ay. Siti Hartinah Soeharto, Alm. H. Probosutedjo dan alm. H. Noto Suwito dengan melafalkan Surat Alfatihah bersama-sama. Semoga Allah SWT selalu memberikan tempat di sisi-Nya, disurga yang abadi. Amiin.

Selanjutnya rombongan dijelaskan tentang museum dan penjelasan tentang sejarah Bapak HM Soeharto, sosok anak desa yang dilahirkan di Desa Kemusuk, sosok yang pernah berjuang dengan ikhlas untuk bangsa, sosok yang pernah mengabdi dan memimpin negeri tercinta indonesia menjadiPresiden Republik Indonesia yang ke dua.

Program selanjutnya adalah pemutaran slide video yang diiringi lagu “Gugur Bunga”. Sembari dijelaskan tentang sejarah singkat bapak pembangunan nasional ini. Kemudian rombongan dari Yayasan Dharmais diajak menonton bersama film sejarah autobiografi pak Harto di pendopo utama museum.

Setelah menonton film rombongan dipersilahkan masuk ke ruang diorama yang menjelaskan lebih lanjut dari film perjalanan hidup Pak Harto tersebut.
Dilanjutkan berkeliling di petilasan tempat lahirnya pak Harto sekaligus melihat sumur kenangan, sumur tua yang sudah ada sejak pak harto lahir.

Di dalam lingkungan petilasan ini rombongan diajak mengenang kembali betapa sederhananya kehidupan pak Harto. Sosok putra dari bapak Kerto Sudiro dan ibu Sukirah.

Terimakasih kami ucapkan kepada Yayasan Dharmais Jakarta yang hadir, berkunjung dan silaturahmi pada hari jumat ini. Semoga bermanfaat dan penuh barokah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.