Pelajar dan Masyarakat Padati Museum HM Soeharto

YOGYAKARTA – Museum HM Soeharto menjadi destinasi wisata sejarah bagi pelajar dari berbagai daerah. Pada setiap akhir pekan, acap kali jumlah pengunjung mencapai ribuan orang. Tak hanya pelajar, pengunjung juga merupakan warga masyarakat umum.

Pada Sabtu – Minggu (21-22/9/2019) pagi, ribuan pengunjung sudah berdatangan di Museum HM Soeharto di dusun Kemusuk. Mereka terdiri dari anak-anak PAUD, TK, SD, komunitas warga, hingga kelompok jemaah pengajian. Tak hanya dari DI Yogyakarta, mereka juga berasal dari sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Pelajar SD Somokaton I, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menyaksikan film hiburan di pendopo utama Museum HM Soeharto, September 2019. -Foto: Gatot Nugroho

Rombongan tersebut, yakni dari TK ABA Sulang Kidul, Patalan, Kecamatan Jetis, Bantul, TK Sinar Melati I, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, SD Negeri Cangkrep Lor I, Purworejo, Jawa Tengah, dan SD Somokaton I, Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah.

Ada pun rombongan lain berasal dari Koperasi Wanita Usaha Jaya, Bantul Kota, Koperasi Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Jemaah Masjid Miftahul Jannah, Depok, Sleman dan Jemaah Masjid Alhuda, Ungaran, Jawa Tengah.

Juga warga masyarakat dari kampung Prawirodirjan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, warga kampung Jetis, Kota Yogyakarta, warga dusun Gendol, Sumberrejo Tempel, Sleman, warga dusun Kalitirto, Berbah, Sleman, warga dusun Pasugan, Trirenggo, Bantul, dan warga Suren Kulon, Canden, Jetis, Bantul.

Sedangkan dari Jawa Tengah, berasal dari desa Somorejo, Purworejo, warga Borobudur, Magelang, warga Progowati, Mungkid, Magelang, warga Blorong, Karanganyar, Surakarta, dan warga Pasar Klewer, Kota Surakarta.

Rombongan dari berbagai daerah tersebut diterima kepala museum dan dipandu oleh edukator, Maryanti dan Devi.

Warga dan sejumlah pengurus Koperasi Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, foto bersama di pendopo utama Museum HM Soeharto, September 2019. -Foto: Gatot Nugroho

Para pengunjung mengikuti beberapa tayangan motivasi yang disampaikan oleh edukator. Menerima penjelasan tentang sejarah Pak Harto dan tentang museum HM Soeharto. Juga nonton bareng film autobiografi sejarah HM Soeharto, dan keliling ruang diorama  perjalanan sejarah Bapak Bangsa.

Setelah itu, mereka juga keliling museum, meninjau petilasan rumah kelahiran HM Soeharto serta melihat dan merasakan  sejuknya air peninggalan sumur kenangan yang dibangun oleh Eyang Atmo Sudiro, kakek HM Soeharto.

Pengelola museum selalu berharap, bahwa kunjungan ke musuem Bapak Pembangunan Nasional ini memberi kesan mendalam dan membawa berkah, dan sejarah HM Soeharto menjadi suri teladan bagi generasi penerus (Pewarta: Gatot Nugroho)

Siswa TK ABA Sulang Kidul, Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, antusias menyaksikan film sejarah HM Soeharto, di pendopo utama museum, September 2019. -Foto: Gatot Nugroho

Leave A Reply

Your email address will not be published.