Murid SD Negeri Seloharjo Belajar Sejarah Pak Harto

Selasa pagi, 2 April 2019 museum menerima kunjungan sebanyak 60 siswa bersama bapak-ibu guru. Rombongan anak-anak dari Kecamatan Ngaglik ini melaksanakan study wisata sejarah untuk mengenal lebih dekat bapak pembangunan nasional dan Presiden kedua Republik Indonesia.

Dengan semangat ingin mengetahui apa yang telah dilakukan oleh Pak Harto untuk bangsa dan negara, murid-murid SD Negeri Seloharjo memasuki halaman museum dengan mantab. Mereka menyadari bahwa generasi penerus bangsa harus bisa belajar dari suri tauladan Bapak HM Soeharto.

Rombongan mengikuti program dari museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto. Agenda pertama adalah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh hikmat. Sebuah edukasi karakter generasi penerus bangsa melalui pendidikan yang dilakukan secara disiplin dengan penuh rasa tanggung jawab yang diberikan oleh bapak-ibu guru menjadikan anak didiknya selalu menerapkan dengan disiplin yang tinggi. Motivasi bagaimana rasa sayang siswa kepada bapak-ibu guru, motivasi tentang keikhlasan, di berikan oleh edukator. Rasa bangga menjadi anak Indonesia , bisa terlihat dalam suasana yang berada di museum.

Kemudian oleh edukator diterangkan bagaimana sejarah Pak Harto dan penjelasan tentang berdirinya museum, tentang maksud dan tujuan dibangun museum bagi murid-murid dari sekolah dasar Islam Terpadu ini. Pemutaran film sejarah autobiografi pak Harto adalah bagian penting untuk di nikmati anak-anak yang ingin mengenal sosok bapak bangsa.

Agenda berikutnya murid-murid dari SD Negeri Seloharjo ini mengelilingi diorama untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut dari film yang tadi di tonton bersama di pendopo utama museum. Terima kami ucapkan kepada bapak-ibu guru pendamping dan keluarga besar SD Negeri Seloharjo. Semoga kunjungan wisata sejarah tentang bapak pembangunan indonesia ini bermanfaat dan bisa menginspirasi anak-anak yang hebat dan cerdas ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.