Pelajar dari Tulungagung Belajar Sejarah HM Soeharto

YOGYAKARTA – Seratus lebih pelajar menengah pertama dari Pucanglaban, Tulungagung, Jawa Timur, mengunjungi Museum HM Soeharto, untuk memperdalam pengetahuan sejarah Presiden ke-2 RI.

Rombongan siswa SMPN 1 Pucanglaban tiba disambut kepala museum dan edukator di pendopo utama, Sabtu (8/2/2020). Sebanyak 110 siswa dan para guru tersebut langsung menggelar salat zuhur berjemaah di musala, lantaran mereka datang bersamaan dengan waktu salat zuhur.

Sebanyak 110 siswa-siswi dari SMP Negeri 1 Pucanglaban, Tulungagung, Jawa Timur, tampak antusias mendengarkan penjelasan tentang nasionalisme, wawasan kebangsaan dan kepemimpinan Persiden ke-2 RI, HM Soeharto, di pendopo utama museum, Sabtu (8/2/2020). -Foto: Gatot Nugroho

Usai salat, acara kunjungan museum pun dimulai di pendopo utama dengan menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’, untuk lebih meningkatkan rasa nasionalisme para siswa. Kemudian penjelasan sejarah diberikan oleh edukator museum, Maryati.

Penjelasan meliputi sejarah berdirinya museum, yang disebutkan sebagai tanda bakti dan penghargaan sang adik, H Probosutedjo, kepada sang kakak yang telah berjasa besar bagi bangsa dan negara, HM Soeharto.

Sementara sejarah HM Soeharto ditayangkan dalam sebuah film autobiografi, dan penjelasan langsung oleh edukator.

Para pelajar SMP Negeri 1 Pucanglaban, Tulungagung, Jawa Timur, foto bersama di Museum HM Soeharto, Sabtu (8/2/2020). -Foto: Gatot Nugroho

Kepala museum, H Gatot Nugroho, S.Pt., mengatakan, bahwa para siswa juga diberikan motivasi dan pelajaran tentang keikhlasan, dan diingatkan agar senantiasa menghargai dan menghormati para guru dan kedua orang tua.

“Setelah acara di pendopo utama selesai, para siswa ini dipersilakan memasuki ruang diorama, yang menggambarkan riwayat HM Soeharto sejak kecil, masa perjuangan dan masa memimpin sebagai presiden,” jelas Gatot.

Para pelajar SMP Negeri 1 Pucanglaban, Tulungagung, Jawa Timur, bersama Gilang Tirta Pratama Tour & Even Organizer Jelajah Jogjakarta, Wisata Alam, Budaya dan Edukasi, foto bersama di Museum HM Soeharto, Sabtu (8/2/2020). -Foto: Gatot Nugroho

Selain itu, para siswa juga dipersilakan mengelilingi kompleks museum, melihat petilasan tempat lahir HM Soeharto dan sumur peninggalan yang dibangun sang eyang, Atmo Sudiro. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Leave A Reply

Your email address will not be published.