310 Pelajar dari Jabar Belajar Sejarah Bapak Bangsa

YOGYAKARTA – Ratusan pelajar SMAN 1 Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, menggelar outing class di Museum HM Soeharto, dalam rangka mendalami sejarah kepemimpinan Presiden ke-2 RI.

Sebanyak 310 pelajar SMAN 1 Manonjaya terdiri dari empat kelas IPS dan enam kelas IPA, datang bersama 20 orang guru. Rombongan dipimpin oleh H. Dudus Dustiana selaku Plt. Kepala Sekolah, dan Iwan Ridwan sebagai koordinator.

Sebanyak 310 siswa-siswi didampingi 20 guru dari SMA Negeri 1 Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, saat mendengarkan penjelasan sejarah Presiden ke-2 RI, HM Soeharto, di pendopo utama museum, Rabu (26/2/2020). -Foto: Gatot Nugroho

“Para siswa datang berkunjung dalam rangka outing class, mempelajari sejarah Bapak Bangsa HM Soeharto,” kata H Gatot Nugroho, S.Pt., kepala museum yang menyambut kedatangan rombongan tersebut pada Rabu (26/2/2020).

Begitu tiba di kompleks museum, para siswa bersama guru foto bersama di depan patung Presiden ke-2 RI, Jenderal Besar HM Soeharto. Setelah itu, mereka diajak masuk ke pendopo utama museum.

“Acara dibuka dengan sambutan selamat datang dan menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’, untuk menanamkan jiwa nasionalisme para pelajar,” kata Gatot.

Kemudian edukator menayangkan film hiburan, untuk memberikan kesempatan bagi rombongan bersantai dan sejenak beristirahat. Setelah itu, diberikan materi motivasi tentang keikhlasan, rasa terima kasih dan bangga kepada bapak-ibu guru yang telah membimbing dan mencerdaskan mereka, serta motivasi tentang kasih sayang kepada orang tua.

Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, foto bersama di petilasan tempat lahir HM Soeharto, Rabu (26/2/2020). -Foto: Gatot Nugroho

“Berikutnya mereka diberi penjelasan tentang museum dan sejarah HM Soeharto. Penjelasan dilakukan langsung oleh edukator dan dengan pemutaran film autobiografi,” kata Gatot.

Sesudah acara di pendopo utama selesai dilakukan, para siswa dan guru dipersilakan memasuki ruang diorama museum. Melihat lorong waktu perjalanan sejarah HM Soeharto, kemudian dilanjutkan melihat petilasan tempat lahirnya Bapak Bangsa, sekaligus menengok sumur tua peninggalan Eyang Atmo Sudiro, kakek HM Soeharto.

Sementara dalam sambutannya, Dudus Dustiana menyampaikan rasa hormat, bangga dan kagum akan kepemimpinan Presiden Soeharto, dan berharap anak didiknya bisa belajar serta meneladani peran besar Bapak Pembangunan Nasional. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan tukar-menukar cendera mata. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, tampak antusias menyaksikan film autobiografi HM Soeharto di pendopo utama museum, Rabu (26/2/2020). -Foto: Gatot Nugroho

Leave A Reply

Your email address will not be published.