Duta Pendidikan dan Siswa TK Berkunjung ke Museum

YOGYAKARTA – Seratus lebih pelajar taman kanak-kanak serta putra-putri Duta Pendidikan DIY dan Jawa Tengah, mengunjungi Museum HM Soeharto. Mereka datang pada pagi dan siang hari, sehingga membuat suasana museum dalam sehari penuh pengunjung.

“Pada pagi hari, pengunjung datang dari rombongan TK Dharma Bakti IV Ngebel, Tamantirto, Kasihan, Bantul, dan 56 siswa TK ABA Dukuh II Somodaran, Banyuraden, Gamping, Sleman. Para siswa ini didampingi sejumlah guru,” kata Kepala Museum HM Soeharto, H Gatot Nugroho, S.Pt., yang menyambut kedatangan para pengunjung tersebut, Sabtu (15/2/2020).

Dipandu oleh edukator museum, para siswa yang datang dalam rangka outing class ini kemudian diajak masuk ke ruang pendopo utama. Mereka diajak menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’, untuk menanamkan rasa bangga menjadi anak Indonesia, sekaligus menguatkan jiwa nasionalisme mereka.

Putra-putri Duta Pendidikan DIY dan Jawa Tengah bersama Kepala Museum, H Gatot Nugroho, S.Pt., foto bersama di Museum HM Soeharto, Sabtu (15/2/2020) -Foto: Gatot Nugroho

“Kemudian dilanjut dengan menonton beberapa hiburan film kartun lucu, agar para siswa yang masih anak-anak tersebut merasa senang dan rileks,” jelas Gatot.

Kemudian, kata Gatot, para siswa kembali diajak menyanyikan lagu ‘Guru Tercinta’,  sebagai hadiah istimewa untuk bapak dan ibu guru tercinta yang telah mendidik dan mendampingi mereka dengan ikhlas.

“Lalu pada program ke dua di pendopo utama, para siswa diajak nonton bareng film sejarah HM Soeharto, sambil diberikan edukasi langsung tentang sosok Bapak Bangsa, Bapak Pembangunan Nasional  yang lahir di desa Kemusuk ini, yang di kemudian hari menjadi presiden ke-2 RI,” katanya.

Seusai rangkaian acara di pendopo utama, para siswa diajak masuk ke ruang diorama, yang berisi lorong waktu sejarah perjalanan HM Soeharto sejak kecil, masa perjuangan hingga masa pembangunan hingga tinggal landas.

Siswa TK Dharma Bakti IV, Ngebel, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, foto bersama di Museum HM Soeharto, Sabtu (15/2/2020) -Foto: Gatot Nugroho

Selepas dari ruang diorama, para siswa berkeliling museum dan melihat petilasan tempat lahir HM Soeharto, serta melihat dan merasakan sejuknya air sumur peninggalan eyang Atmo Sudiro, kakek HM Soeharto.

Menginjak siang hari, bersamaan selesainya acara kunjungan para siswa taman kanak-kanak, sejumlah rombongan datang dari kelompok pengajian dan masyarakat umum. Juga putra-putri duta penididikan DIY dan Jawa Tengah. Sebanyak 10 duta pendidikan ini sengaja datang untuk mengenal lebih dekat sosok HM. Soeharto, anak bangsa dari dusun Kemusuk yang pernah berjuang, mengabdi dan memimpin negara Republik Indonesia. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Leave A Reply

Your email address will not be published.