260 Staf Desa se-Bantul Ikuti Sarasehan di Museum

YOGYAKARTA – Paguyuban Staf Desa se-Kabupaten Bantul (PASEBAN), Yogyakarta, menggelar sarasehan memperingati hari jadinya yang pertama, di Museum HM Soeharto. Sebanyak 260 staf desa mengikuti acara ini, yang ditujukan pula untuk memperkuat konsolidasi, kerja sama sekaligus silaturahmi.

Mengangkat tema ‘Dengan HUT ke-1 PASEBAN Kita Tingkatkan Konsolidasi untuk Mengaktualisasi Staf Desa sebagai Perangkat Desa’, sarasehan yang didukung oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) DI Yogyakarta dihadiri Muspika se-Kecamatan Sedayu dan Lurah Desa Argomulyo, Bambang Sarwono, SSi. APt.

“Juga hadir dalam acara ini Sekretaris Jenderal Persatuan Pamong Desa Indonesia (PPDI), Sarjoko, SH.,” kata H Gatot Nugroho, SPt., kepala museum, di sela acara, Rabu (29/1/2020).

Gatot menjelaskan, bahwa paguyuban yang mewadahi lebih dari 200 staf desa di Bantul saat ini diketuai oleh Pramudya, dan Burhanudin sebagai sekretaris.

Paguyuban Staf Desa se-Kabupaten Bantul, Yogyakarta, foto bersama di Museum, Rabu (29/1/2020). -Foto: Gatot Nugroho

Sebelum sarasehan dimulai, para staf desa beserta tamu undangan berkeliling kompleks museum, melihat petilasan tempat kelahiran Presiden Soeharto, dan memasuki ruang diorama.

Mereka juga berfoto bersama di sejumlah tempat, antara lain di depan relief filosofi HM Soeharto, ‘Sa-Sa-Sa’, yang merupakan akronim berbahasa Jawa dari sabar atine, sareh tumindake lan saleh pikolehe.

“Filosofi itu berarti seorang pemimpin harus selalu sabar, bijak dalam bertindak dan tekun beribadah, dekat dengan Tuhan. Ini filosofi yang melandasi Presiden Soeharto (alm) sepanjang hidup beliau,” ujar Gatot.

Ada pun acara sarasehan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ di pendopo utama museum, kemudian dilanjutkan laporan panitia HUT ke-1 PASEBAN, sambutan dari ketua PASEBAN dan pemotongan tumpeng oleh ketua PASEBAN, yang kemudian diberikan kepada Sekjend PPDI.

Paguyuban Staf Desa se-Kabupaten Bantul, Yogyakarta, foto bersama di pendopo utama museum, Rabu (29/1/2020). -Foto: Gatot Nugroho

Acara kemudian disambung dengan pemberian cenderamata dari Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto kepada PASEBAN dan PPDI, berupa buku tentang Presiden ke-2 RI, tersebut.

Kemudian,  agenda berikutnya adalah sambutan serta arahan dari Pengurus Pusat PPDI yang disampaikan oleh Sekjen PPDI Sarjoko, SH. Dan, di akhir acara dilakukan doa bersama untuk kebersamaan dan kesuksesan paguyuban staf desa se-kabupaten Bantul dan ramah tamah dan hiburan. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Leave A Reply

Your email address will not be published.