Peserta Diklat Kepemimpinan Kemendagri Pelajari Sejarah HM Soeharto

YOGYAKARTA – Puluhan peserta diklat kepemimpinan eselon III dan IV Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (Diklatpim PPSDM) Kementerian Dalam Negeri RI Regional Yogyakarta, mengunjungi Museum HM Soeharto, sebagai bagian dari pelaksanaan materi pembelajaran pilar-pilar kebangsaan dan integritas.

Rombongan para calon pemimpin ini datang ke Museum HM Soeharto di Dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, guna menggali nilai-nilai kepemimpinan Presiden ke-2 RI, Jenderal Besar HM Soeharto. Juga mengenang, mengapresiasi dan mempelajari sejarah dan kiprah perjalanan hidup Bapak Bangsa dari masa kecil, hingga menjadi presiden dengan sejumlah prestasi dunia.

Kepala Museum HM Soeharto, Gatot Nugroho, menyambut antusias dan mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia pun kemudian menjelaskan sejarah museum yang dibangun oleh H. Probosutedjo, adik kandung HM Soeharto, sebagai wujud darma bakti seorang adik kepada kakaknya, yang pernah berjasa besar bagi negara ini.

Peserta diklat kepemimpinan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (Diklatpim PPSDM) Kementerian Dalam Negeri RI Regional Yogyakarta, mendengarkan penjelasan tentang museum dan sejarah HM Soeharto, di pendopo utama Museum HM Soeharto. –Foto: Gatot Nugroho

Dalam kesempatan tersebut, Gatot Nugroho juga menyampaikan sejumlah filosofi hidup dan kepemimpinan HM Soeharto. Di antaranya, ‘mikul dhuwur mendem jero’, dan mengisahkan tentang puisi ‘Gemuruh Kemusuk’, yang menceritakan tentang perjuangan para pahlawan bangsa. Gemuruh Kemusuk menjadi pelajaran berharga berkaitan dengan jiwa nasionalisme dan patriotisme bagi para peserta diklat.

Gatot Nugroho juga menjelaskan filosofi kepemimpinan HM Soeharto, yang dikenal dengan 3 Sa, ‘Sa-Sa-Sa’, yakni ‘Sabar Atine, Sareh Tumindake Lan Sholeh Pikolehe,’.

“Filosofi ini mengandung arti seorang pemimpin harus selalu sabar hatinya, harus selalu bijaksana dan selalu dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa,“ jelas Gatot Nugroho.

Sesudah pemaparan sejarah museum dan sejarah singkat HM Soeharto di pendopo utama, peserta diklatpim dipersilakan menyaksikan film sejarah autobiografi HM Soeharto, yang dilanjut dengan keliling museum dan foto bersama para peserta diklat kepemimpinan eselon III dan IV.

Rombongan peserta diklatpim datang ke museum dalam dua gelombang. Peserta diklatpim IV berkunjung pada Senin (26/8/2019), dan pad Rabu (28/8/2019) giliran Diklatpim III, Angkatan VI. Seluruh peserta dipimpin oleh DR. Ir. Suroyo, M.Si.

Ada pun pendamping masing-masing rombongan adalah Drs. Mirza Erapunagi untuk rombongan eselon IV, dan Drs. Sarwono untuk eselon III. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Leave A Reply

Your email address will not be published.