Kadispar Bantul Sambut Kunjungan Siswa SMP PGRI Jatiuwung di Museum

YOGYAKARTA – Di tengah kesibukannya sebagai kepala dinas pariwisata kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, S.Sos. MM., meninjau Museum HM Soeharto, sekaligus memberi sambutan kepada rombongan pelajar dari SMP PGRI Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, yang pada saat bersamaan juga mengadakan kunjungan ke museum.

Sebanyak 204 siswa-siswi dari SMP PGRI Kota Jatiuwung datang ke Museum HM Soeharto didampingi kepala sekolah, Ahmad Dasuki, S.Pd., M.Pd.I., dan sejumlah guru, serta Eksan Widodo dari Forum Bantul Tangerang Raya (BATARRA), pada Sabtu (14/12/2019).

Para siswa SMP PGRI Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, saat nonton bareng film sejarah HM Soeharto di pendopo utama museum, Sabtu (14/12/2019). -Foto: Gatot Nugroho

Pada hari yang sama, secara kebetulan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Yogyakarta, bersama sejumlah staf, juga tengah mengunjungi museum, dan berkenan memberikan sambutan kepada rombongan pelajar dari Tangerang itu.

Kepala Museum, H Gatot Nugroho, mengatakan kunjungan ratusan siswa dari SMP PGRI Jatiuwung ke museum itu dalam rangka outing class, untuk mempelajari sejarah Bapak Pembangunan Nasional sekaligus mengenang Presiden ke-2 RI, tersebut.

Seperti pada acara kunjungan lainnya, kepala museum didampingi edukator museum memberikan penjelasan tentang sejarah museum dan HM Soeharto, sebagai pejuang kemerdekaan dan presiden ke-2 RI, di pendopo utama.

Sebelumnya, rombongan mengadakan sesi foto grup di depan patung Jenderal Besar HM Soeharto, kemudian masuk ke pendopo utama. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’, dilanjut pemutaran sedikit film hiburan.

Rombongan siswa dan guru SMP PGRI Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, foto bersama di di Museum HM Soeharto, Sabtu (14/12/2019). -Foto: Gatot Nugroho

Kemudian, kepala museum memberikan beberapa motivasi tentang nasionalisme, motivasi keikhlasan dan motivasi untuk selalu menyayangi kedua orang tua. Dan, edukator museum menyampaikan penjelasan tentang tujuan dibangunnya museum ini.

Secara bergantian, kepa museum juga memberikan penjelasan sejarah masa kecil HM Soeharto, hingga menjadi presiden, dan dilanjut dengan nonton bareng film sejarah HM. Soeharto.

Setelah itu, rombongan dipersilakan masuk ke ruang diorama museum, yang menceritakan sejarah perjalanan hidup bapaknya para petani tersebut. Para siswa juga melihat petilasan rumah tempat lahir dan masa kecil HM Soeharto, dan sumur peninggalan. (Pewarta: Gatot Nugroho)

Leave A Reply

Your email address will not be published.