Ribuan Wisatawan Berkunjung ke Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto

Masih dalam suasana liburan anak sekolah, pada Minggu 7 Juni 2019 Museum dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, baik dari DIY maupun luar Yogyakarta. Dari data museum pada hari minggu ini jumlah pengunjung mencapai hingga 1.170 orang.

Rombongan yang datang terdiri dari rombongan keluarga dengan jumlah 5 hingga 10 orang, hingga rombongan baik itu rombongan Tempat Pendidikan Alqur’an, rombongan warga kampung, desa maupun instansi.

Beberapa dari rombongan yang berkunjung antara lain, TPA BUSTANUL JANNAH Perumahan Polaman Baru, Sedayu, Kabupaten Bantul; PKK Kampung Premulung Rt. 03/07 Surakarta; Warga Blanceran, Pogung, Kabupaten Klaten; Kelompok Belajar Krida Sari Wonorejo 1 Desa Gadingsari, Kabupaten Bantul; Jamaah BAITUSSALAM BASIN, Kabupaten Klaten; Warga Bedukan, Kecamatan Pleret Bantul; Warga Kota Palembang; Warga dari Martapura, Kalimantan Selatan.

Warga Kepuh kulon RT 03 Banguntapan, Kabupaten Bantul; RSU SARILA HUSADA, Kabupaten Sragen; Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Basen, Kabupaten Klaten; Warga Baluran, Kecamatan Pleret Bantul; Wisatawan dari Raja Ampat, Irian Jaya; Warga Kecamatan Pakem Sleman; Pengunjung dari Buah Patai no.6 b Taba Webeg, Kota Padang; Warga Jetis Harjo RT 2, Kota Yogyakarta; hingga pengunjung-pengunjung dari berbagai daerah lainnya.

Rombongan dari berbagai daerah ini dipandu oleh edukator ibu Deviana dan ibu Mariyanti serta dibantu oleh Ambar, Anifa dan Selvia, siswi dari SMK Negeri 1 Sewon, Kabupaten Bantul yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di Museum HM Soeharto.

Program pertama dilakukan di pendopo utama museum untuk mendapat penjelasan tentang museum. Museum HM Soeharto dibangun oleh adik Pak Harto, yaitu H. Probosutedjo dengan tujuan agar masyarakat mengetahui bahwa Pak Harto adalah sosok anak desa yang lahir didesa Kemusuk, pernah berjuang untuk bangsa ini, pernah mengabdian membangun negeri ini bersama-sama dengan masyarakat. Selanjutnya rombongan dari berbagai masyarakat diajak nonton bareng film sejarah Pak Harto yang diputar di Pendopo utama Museum.

Program selanjutnya pengunjung dipersilahkan masuk ke dalam diorama museum yang di dalamnya berisi lorong-lorong perjalanan hidup Bapak HM Soeharto. Setelah dari diorama mereka kemudian berkeliling di sekitar museum untuk melihat petilasan tempat dilahirkannya Pak Harto. Serta dapat berfoto-foto di teras rumah eyang buyutnya Pak Harto. Pengunjung juga dapat melihat dan merasakan sejuknya air peninggalan di sumur kenangan yang dibangun oleh Eyang Atmo Sudiro kakeknya Pak Harto.

Kami atas nama keluarga besar Museum HM Soeharto mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pengunjung yang hadir pada hari Minggu ini. Semoga bermanfaat dan penuh barokah.

Warga Baluran, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul.
TPA Bustanul Jannah, Perum. Polaman Baru, Kabupaten Bantul.
Kunjungan dari RSU Sarila Husada, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah

Leave A Reply

Your email address will not be published.