Guru MI Muhammadiyah Kertak Hanyar Kalsel Kenang Jasa-jasa Pak Harto

Rombongan guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Kertak Hanyar, Kalimantan Selatan yang berjumlah 21 orang melakukan kunjungan ke museum HM Soeharto.

Dipimpin oleh Kepala Sekolah MIM, Hj. Masruroh, mereka mendengarkan penjelasan dari ibu Maryanti, edukator museum dengan seksama, nonton film sejarah Pak Harto dan mengelilingi diorama dan setiap sudut museum.

Kenangan yang selalu diingat oleh bapak-ibu guru MI Muhammadiyah Kertak Hanyar ini adalah bagaimana pak Harto betul-betul memperhatikan sumber daya manusia dan pendidikan masyarakat, sehingga pada awal pemerintahannya, ratusan ribu SD Inpres hadir di seluruh pelosok negeri ini.

Dalam awal pembangunan sektor pendidikan, dicanangkan wajib belajar enam tahun. Kemudian pada pembangunan selanjutnya dicanangkan wajib belajar sembilan tahun.

Semua itu dilakukan untuk mencapai cita-cita luhur mencerdaskan masyarakat dan generasi bangsa yang bermartabat dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Di sela kunjungan guru dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan tersebut, museum juga kedatangan Bapak Agustin Paranginangin, Direktur Destinasi Pariwisata BPOB (Badan Pelaksana Otorita Borobudur) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Beliau berkeliling museum dan langsung didampingi oleh Bapak Gatot Nugroho SPt. Kepala museum HM Soeharto.

Agustin Parangin Angin dan staff dari Badan Otorita Borobudur
Bapak Agustin Parangin Angin dan staff dari Badan Otorita Borobudur

Leave A Reply

Your email address will not be published.